Cari Blog Ini

Senin, 16 Januari 2012

keseetrum bikin pintar


Tentu saja bukan kesetrum dengan tegangan tinggi. Menurut para peneliti di Oxford University, dengan menyalurkan arus listrik KECIL ke otak bisa bikin kita lebih muda mempelajari matematika.

Mereka menemukan bahwa dengan mengarahkan ke bagian otak yang disebut lobus parialis dapat meningkatkan kemampuan para relawan dalam memecahkan masalah numerik.
 
Mereka berharap penemuan ini dapat membantu mereka yang mempunyai masalah dengan diskaklkulia.Ahli lain mengatakan, efek dari listrik ke fungsi otak lain akan diperiksa.

Temuan ini dilaporkan dalam jurnal Current Biology.

"Kami tidak meyarankan orang-orang untuk berkeliling dan menyetrum diri mereka" Dr. Cohen Kadosh

Beberapa studi telah memperlihatkan bahwa satu dari lima orang mengalami kesulitan dengan matematika, tidak hanya mempengaruhi kemampuan mereka untuk menyelesaikan masalah tetapi juga untuk mengelola kegiatan sehari-hari seperti mengatakan waktu dan mengelola uang.

Ahli saraf percaya bahwa aktivitas di dalam lobus parietalis memainkan peran penting dalam kemampuan ini, atau kurang dari itu.

Ketika pertama kali medan magnet digunakan untuk mengganggu aktivitas otak, para relawan dengan diskalkulia mengalami gangguan dalam hal menghitung.

Penelitian terbaru melangkah lebih jauh, dengan menggunakan 1 miliamp untuk merangsang lobus paretialis pada beberapa mahasiswa.

Ini tidak dapat dirasakan dan tidak mengganggu fungsi otak yang lain.
Dan ketika dinyalakan, mereka berusaha untuk memecahkan teka-teki simbol yang diberikan.

Ketika dialirkan dari kanan ke kiri para relawan dapat lebih cepat menyelesaikan teka-teki itu dibandingkan dengan mereka yang tidak diberi tegangan. Lain halnya dengan mereka yang diberi tegangan dari kiri ke kanan, mereka malah lebih lambat menyelesaikannya. Jadi, arah sangat penting disini.

Efeknyapun tidak berlangsung singkat, tapi bertahan lama, ketika dites lagi enam bulan kemudian, hsailnya masih sama.

"Rangsangan listrik tidak mungkin membuat kita menjadi Einstein masa kini, tapi ini dapat membantu masalah sehari-hari kita dengan matematika.
" Dr. Christopher Chambers.

Selasa, 17 Mei 2011

sekilas tentang geometri Gembel

Sahabat adalah teman yang selalu ada dikala kita suka maupun duka..... Dimana kita sedang duka maupun suka sahabat adalah tempat berbagi keceriaan atau duka....
tak ada oarng lain yang dapat menggantikan persahabatan kita,,, dan tak ada seorangpun yang dapat memisahkan kita berlima....
Walaupun ada badai atau masalah yang menerpa persahabatan kita, kita tak akan hancur di terpa masalah itu....

Sahabat yang sejati adalah sahabat yang dapat memberikkan sejarah yang tidak akan terlupakan selamanya.....
Semoga persahabatan yang kita jalani ini dapat bertahan selama-lamanya....
Trimakasih sahabatku yang tercinta,,, kalian telah menjadikan hidupku lebih berwarna, dan berarti di mata kalian

Aku sayang kalian semua gembel-gembel Matematika (diantaranya):
1.  Kartika Candra Buana
2.  Andro Pranajaya Ramadhan
3.  Budi Susanto
4.  Frdi Ardian Tozer

Hidup Gembel Geometri


profil

aku Gian Maulana alias gembel sejati yang mencari cinta.....
aku tinggal di kota Pringsewu, bersama keluargaku....
aku ini orangnya tbiasa aja,gokiel, dan jail dech
sahabatku ada 5 yaitu
1. Ferdi Ardian Tozer ( Gembel Goalkeper )
2. Kartiaka candra Buana ( Gembel Defender )
3. Budi Susanto ( Gembel Playmaker )
4. Andro Pranajaya Ramadhan ( Gembel Striker )

aku dan sahabatku seperti hubungan saudara yang saling melengkapi dan berbagi dalam semua hal.
tidak ada satu seorangpun yang dapat memisahkan kita berlima..
aku ini kalau di keluarga anak yag paling badung dan tidak suka dengan peraturan

cinta dan kesabaran

Dikisahkan dari daerah nan jaauh di sana, terdapat keluarga yang bahagia dan damai. Dimana dalam keluarga itu terdapat lima anggota dan hanya mempunyai satu anak laki-laki. Laki-laki itu sangat dibanggabanggakan oleh keluarganya, karena dia merupakan anak laki satu-satunya dan merupakan calon tulang punggung keluarga itu.Selain itu anak tersebut juga mempunyai kelebihan dalam akademik. Di tempat dia tinggal dia juga merupakan anak yang dapat dikatakan anak yang mempunyai kelebihan dan teman-teman'nya juga banyak yang meminta bantuan dalam bidang akdemik kepadanya. Singkat cerita pemuda ini sudah masuk masa dewasa dan sudah mengerti apa itu yang dimaksud apa itu cinta. Dia mencintai seorang gadis seumuran dengan dia yang merupakan bisa dikatakan gadis korban gaul dan sering keluar rumah. Orang tua pun tidak menyetujui jika anak laki-lakinya berhubungan dekat dengan perempuan itu. Anak itu pun penuh dengan tekanan dalam hidupnya dan kuliah dia pun sedikit terganggu, Namun anak itu terus berjuang mengikuti arahan orang tua meski hatinya sakit.